Pria Ini Berhasil Turun BB 32 Kg Serta Sembuh dari Diebetes dan Maag Setelah Banyak Makin Daging Berlemak


Tom dari California berhasil mengubah hidupnya secara drastis setelah beralih ke pola makan berbasis daging. Berikut adalah rangkuman perjalanannya:


Masalah Kesehatan Sebelum Diet Hewani - Karnivora:

  • Berat Badan: Mencapai 134 kg.
  • Diabetes Tipe 2: Kadar A1c tinggi di angka 8,1.
  • Hipertensi: Tekanan darah sangat tinggi (170/110).
  • Masalah Pencernaan: Menderita heartburn (asam lambung) kronis dan ketergantungan pada obat lambung setiap hari.
  • Keluhan Lain: Nyeri sendi kronis dan sering merasa kelelahan (kurang energi).


Hasil Setelah Menjalani Diet Hewani - Karnivora:

  • Penurunan Berat Badan: Turun sekitar 32 kg, sehingga beratnya kini menjadi 102 kg.
  • Diabetes Sembuh: Kadar A1c turun drastis ke angka normal 5,4 dan Tom sudah lepas total dari semua obat diabetes.
  • Tekanan Darah Normal: Turun menjadi 110/70 tanpa bantuan obat-obatan.
  • Bebas Asam Lambung: Gejala heartburn hilang sepenuhnya dan tidak lagi mengonsumsi obat lambung.
  • Kesehatan Fisik & Mental: Nyeri sendi hilang, tingkat energi meningkat tajam, serta merasakan kejernihan mental yang lebih baik.


Pola Makan Tom yang Dulu

Sebelum beralih ke diet karnivora, Tom menerapkan pola makan yang ia sebut sebagai Standard American Diet (SAD). Berikut adalah poin-poin singkatnya:

  • Tinggi Karbohidrat & Gula: Mengonsumsi banyak makanan olahan, roti, pasta, dan makanan manis.
  • Makanan Olahan: Sering mengonsumsi makanan cepat saji (fast food) dan produk kemasan.
  • Kecanduan Gula: Ia mengakui memiliki masalah ketergantungan pada gula yang memicu lonjakan insulin.
  • Pola Makan Tidak Konsisten: Sempat mencoba diet Keto dan rendah karbohidrat (low carb), namun sering gagal (efek yo-yo) karena masih merasa lapar dan sulit mengontrol nafsu makan sebelum akhirnya benar-benar berkomitmen pada diet karnivora.


Pola Makan Tom Saat Menjalani Diet Hewani - Karnivora

Tom menerapkan pola makan yang sangat sederhana dan ketat pada produk hewani:

  • Jenis Makanan Utama: Ia utamanya mengonsumsi daging sapi (terutama bagian ribeye steak atau daging giling), telur, dan terkadang ikan (seperti salmon atau sarden).
  • Lemak: Ia menggunakan mentega (butter) dan lemak hewani untuk memasak.
  • Minuman: Tom hanya meminum air putih dan terkadang kopi hitam (tanpa gula atau krimer).
  • Frekuensi Makan: Ia biasanya menerapkan pola makan OMAD (One Meal A Day) atau hanya makan satu kali sehari, karena merasa rasa laparnya jauh berkurang setelah beradaptasi dengan diet karnivora.
  • Yang Dihindari: Ia sepenuhnya menghentikan konsumsi gula, karbohidrat, sayuran, buah-buahan, dan minyak nabati (seperti minyak goreng sawit atau minyak biji-bijian).


Rutinitas Olahraga Tom

Setelah berat badannya mulai turun dan energinya meningkat, Tom mulai aktif bergerak:

  • Jalan Kaki: Ini adalah olahraga utamanya. Ia berusaha berjalan kaki sekitar 3 hingga 5 mil (sekitar 4,8 hingga 8 km) setiap hari.
  • Latihan Beban Ringan: Ia juga mulai memasukkan sedikit latihan beban untuk menjaga massa otot, namun fokus utamanya tetap pada konsistensi bergerak setiap hari.
  • Aktivitas Luar Ruangan: Tom menjadi jauh lebih aktif dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkebun atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang sebelumnya sulit dilakukan karena berat badan dan nyeri sendi.

Tom menekankan bahwa pada awalnya ia fokus 100% pada pola makan untuk menyembuhkan metabolisme tubuhnya, baru setelah merasa lebih sehat, ia mulai menambahkan rutinitas olahraga secara bertahap.

Sumber: https://ketogenicendurance.com/2023/04/14/toms-carnivore-chronicles-a-deep-dive-into-his-impressive-success-story-on-a-meat-based-diet/?utm_source=Pinterest&utm_medium=organic

**Mau tahu tips atau rahasia dietnya? Silahkan baca tipsnya di "Rahasia Sebulan Turun BB 10 Kg atau Lebih, Tanpa Puasa, Tanpa Hitung Kalori, Harus Kenyang, Banyak Makan Daging, Lemak dan Garam"

Danton Awan

Seorang praktisi medis holistik Ananopathy yang mempraktekkan pengobatan dengan nutrisi.

Lebih baru Lebih lama